Category Archives: Berita

ICW Temukan 112 Kasus Pelanggaran PSB

KBR68H, Jakarta – Indonesian Corruption Watch (ICW) temukan 112 kasus pelanggaran Penerimaan Siswa Baru (PSB) ajaran 2012/2013. Divisi Monitoring Publik ICW, Febri Hendri mengatakan pelanggaran ini ditemukan di lebih seratus sekolah di berbagai jenjang pendidikan. Dari kasus-kasus tersebut, kasus terbesar ada pada

Harga Satu Kursi di SMA Negeri Rp 5 Sampai 20 Juta

  TRIBUN-MEDAM.com, MEDAN-Penerimaan Peserta Didik Baru di Kota Medan masih menjadi ajang jual beli kursi yang diduga dibanderol pihak sekolah sekitar Rp 5 juta sampai Rp 20 juta per siswa.Hal ini merupakan hasil investigasi Sentra Advokasi untuk Hak Pendidikan Rakyat

Satu Kursi di SMA Negeri Medan Dibanderol Hingga Rp 20 Juta

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Medan masih menjadi ajang jual beli kursi yang diduga dibanderol pihak sekolah sekitar Rp 5 juta sampai Rp 20 juta per siswa. Demikian hasil investigasi Sentra Advokasi untuk Hak Pendidikan Rakyat (Sahdar)

Penerimaan Siswa Baru di Medan Jadi Ajang KKN – Satu Kursi = Rp20 Juta

Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun 2012 di Medan bobrok. Kursi di beberapa Sekolah Menagah Atas (SMA) yang katanya favorit dijual dengan harga bervariasi, mencapai Rp20 juta. “Investigasi, kita menemukan fakta di lapangan, kursi dijual bervariasi, an­tara Rp3 juta sampai Rp20

SAHDAR Temukan “Jalur Siluman” PPDB 2012

Medan, (Analisa). Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Atas (SMA) yang dilaksanakan tanggal 26-30 Juni lalu dengan sistem baru dari Dinas Pendidikan Kota Medan sebenarnya bertujuan melakukan transparansi penyeleksian peserta didik di beberapa sekolah, sederajat di Medan, dengan mengusung

Tak Lulus Ujian, Bayar Rp10 Juta

MEDAN-Penerimaan Siswa Baru (PSB) periode 2012 masih diwarnai dengan dugaan kecurangan. Nilai yang dibayarkan orangtua calon siswa beragam dari ratusan ribu hingga belasan juta rupiah. Dari penelusuran Sumut Pos, ada beberapa sekolah favorit yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap calon