Bupati Batu Bara Non Aktif Oka Arya Dituntut 8 Tahun oleh KPK

Selasa, 3 April 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WhatsApp Image 2018-04-03 at 10.41.21 AMBupati Batu Bara Non aktif Oka Arya Zulkarnaen kembali disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan, Senin, Tangga 2 Maret 2018. Oka Arya menjalani sidang dengan agenda pembacaan nota tuntutan yang dilakukan oleh Jaksa Penuntut KPK.

Jaksa Penuntut menuntut Oka Arya dengan dakwaan pertama Pasal 12 A Junto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 Jo Pasal 65 KUHP. Dalam tuntutannya Jaksa menjelaskan bahwa Oka yang merupakan seorang penyelenggara negara telah terbukti sebagaimana fakta persidangan menerima hadiah sebesar 10 % dari proyek pembangunan Jembatan Sentang, Pembangunan Jalan di depan Polsek dan proyek lainnya di Dinas PU/PR Batu Bara.

Berdasarakan surat tuntutan Jaksa diketahui bahwa Hadiah tersebut dikumpulkan oleh Sujendi dan Maringan yang merupakan teman dari Oka Arya. Dimana sebelumnya pada tahun 2016 telah terjadi pertemuan antara terdakwa dengan beberapa rekanan tersebut di Hotel Kanaya, dan dalam pertemuan tersebut, Sujendi dan Maringan menginformasikan bahwa mereka adalah kordinator pengerjaan proyek di Batu Bara.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas fee dari pengerjaan proyek di Batu Bara, lebih lanjut terjadi kesepakatan antara pekerja proyek dengan Sujendi dan Maringan untuk memberikan fee sebesar 10% kepada Terdakwa dan 1 sampai dengan 2 % kepada Kepala Dinas PU/PR Batu Bara. Setelah terjadi kesepakatan Sujendi dan Maringan mengumpulkan nama nama pekerja proyek, dan menyerahkan kepada Kepala Dinas PU/PR untuk diserahkan kepada Pelaksana Lelang. Bahwa secara faktual nama nama yang diserahkan kepada Kepala Dinas PU/PR senyatanya menjadi pemenang dalam pengerjaan lelang di Batu Bara

Menurut Jaksa Penuntut meskipun hadiah yang diterima oleh terdakwa tidak diterima secara langsung, melainkan melalui Sujendi, namun hal tersebut terjadi karena perintah Terdakwa kepada Sujendi. dengan demikian perbuatan Sujendi merupakan untuk dan atas nama Terdakwa.

Oleh karena tidak ditemukan alasan pembenar dalam perbuatan yang dilakukan Terdakwa, dan Jaksa telah menemukan adanya niat jahat dari perbuatan Terdakwa, Jaksa menuntut Terdakwa dinyatakan bersalah dan dijatuhi Pidana Penjara selama 8 Tahun denda Rp.300.000.000,- dan Uang Pengganti sebesar Rp. 6.000.000.000,-.. Menurut Jaksa terdakwa telah mengembalikan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 2.00.000.000,- dari Rp.8.000.000.000,- kerugian keuangan negara oleh karena itu jaksa hanya menjatuhkan Uang Pengganti sebesar Rp. 6.000.000.000,- (fhr)

Yuk komen pakai Facebook mu yang keren

Berita Terkait

Adik Terdakwa Diperiksa Sebagai Saksi Atas Dugaan Kasus Korupsi Penyalahgunaan Anggaran Desa T.A 2021 di Desa Bekilang, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo
Para Terdakwa Divonis 9,6 Tahun Pidana Penjara Atas Kasus korupsi Eradikasi Lahan PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU)
Para Terdakwa Kasus Korupsi IPAL di Padangsidimpuan di Tuntut Berbeda Oleh Jaksa Penuntut Umum
Tunda !!! Sidang Putusan Kasus Korupsi Eradikasi Lahan PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU)
Putusan Inkracht : Kasus Korupsi Komisioner Bawaslu Medan dan Rekan
Mantan Kepala MAN 3 Medan dan Rekanan Dituntut 5 Tahun Penjara
Sidang Pemeriksaan Saksi Petugas Kepala Gudang Penerimaan Barang Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19
Azlansyah Hasibuan (Komisioner Bawaslu) Bersama Rekannya Divonis 1,5 Tahun Penjara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 06:31 WIB

Adik Terdakwa Diperiksa Sebagai Saksi Atas Dugaan Kasus Korupsi Penyalahgunaan Anggaran Desa T.A 2021 di Desa Bekilang, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo

Kamis, 13 Juni 2024 - 03:33 WIB

Para Terdakwa Divonis 9,6 Tahun Pidana Penjara Atas Kasus korupsi Eradikasi Lahan PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU)

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:30 WIB

Para Terdakwa Kasus Korupsi IPAL di Padangsidimpuan di Tuntut Berbeda Oleh Jaksa Penuntut Umum

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:23 WIB

Tunda !!! Sidang Putusan Kasus Korupsi Eradikasi Lahan PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU)

Jumat, 7 Juni 2024 - 04:57 WIB

Putusan Inkracht : Kasus Korupsi Komisioner Bawaslu Medan dan Rekan

Selasa, 4 Juni 2024 - 04:47 WIB

Sidang Pemeriksaan Saksi Petugas Kepala Gudang Penerimaan Barang Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19

Sabtu, 1 Juni 2024 - 05:45 WIB

Azlansyah Hasibuan (Komisioner Bawaslu) Bersama Rekannya Divonis 1,5 Tahun Penjara

Jumat, 31 Mei 2024 - 04:09 WIB

Bupati Labuhanbatu Diduga Menerima Suap Rp4,9 Miliar

Berita Terbaru