Hakim Ketua Tegur Terdakwa Dugaan Korupsi Yang Bermain Hp

Senin, 30 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senin, 30 Oktober 2023. Majelis Hakim yang diketuai oleh Mohammad Y. Girsang menegur salah seorang Terdakwa atas dugaan kasus korupsi Pembangunan Ruang Praktek (RPS) SMKN 4 Tanjungbalai. Teguran itu dilontarkan, ketika sidang pemeriksaan saksi S (Mantan Kadis Pendidikan Sumut tahun 2021 sekaligus Pengguna Anggaran) dan saksi RS (PPTK) di ruang cakra 8 PN Medan.

“Tok (bunyi palu pengadilan), pak sebentar pak Terdakwanya masih main Hp. Kita Tunggu. Biar kita skors saja sidangnya. Main hp saja dulu, nanti kalau sudah selesai kita lanjut,” tegur Hakim Ketua kepada Terdakwa.

Ketika ditegur, Terdakwa mengaku sedang membuka salah satu aturan presiden. “Bukan pak, saya sedang membaca peraturan presiden yang mulia,” jawab salah satu Terdakwa ketika di tegur Hakim Ketua.

Sontak Hakim Mohammad Y. Girsang menjelaskan agar hal tersebut dapat dipersiapkan sebelum sidang. Kemudian, ia juga mengingatkan kepada saksi, Terdakwa, Penasihat Hukum yang nantinya akan dihadirkan agar dapat belajar.

“Sebelum sidang pak, besok-besok siapa saksinya yang akan di hadirkan, kasih tahu PHnya kasih tahu Terdakwanya, biar bisa belajar. Bukan main hp ya.” sambung Hakim Ketua mengingatkan.

Diketahui, proyek Pembangunan Ruang RPS SMKN 4 bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) T.A 2021. Pada proyek ini di duga mengalami permasalahan salah satunya pengurangan volume bangunan, sehingga negara mengalami kerugian sekitar Rp 973 Juta.

Kemudian, terhadap kasus ini diduga melibatkan 4 orang Terdakwa, diantaranya ; HL sebagai PPK Fisik, AFS sebagai Komisaris Penyedia CV Putri Berkarya, DA sebagai Direktur Penyedia CV Putri Berkarya dan JBRN sebagai Konsultan Pengawas.

Oleh karena itu, atas dugaan perbuatan Para Terdakwa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tanjungbalai menjerat dengan ketentuan, yaitu ; primair dengan Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Tipikor Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP. Subsidair melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 Tipikor Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Setelah menegur Terdakwa, Hakim Ketua Mohammad Y. Girsang melanjutkan pemeriksaan saksi hingga selesai.

Yuk komen pakai Facebook mu yang keren

Berita Terkait

22 Tahun Berjuang, RUU Perlindungan PRT Akhirnya Disahkan Menjadi Undang-undang
Dugaan Korupsi Dana Desa yang Berimbas Upah Tukang (Pekerja Bangunan) Tidak Dibayar
CV-nya Dicatut, Melalui Penasehat Hukumnya Terdakwa Chairuddin Siregar Memohon Dibebaskan dari Segala Tuntutan Hukum
Siapa Penadah Dalam Kasus Perubahan Status Tanah Eks HGU PTPN II ? 
Sidang Topan Hampir Memasuki Babak Akhir, Saksi Kunci JPU KPK Tidak Hadir
Eksepsi Empat Terdakwa Kasus Korupsi Citraland di Tolak, Sidang Pemeriksaan Dilanjutkan. 
Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi APBDes Batang Onang, Padang Lawas Utara
Direktur PT. SPR Tolak Restorative Justice, Masyarakat Kelompok Tani Perjuangan Tidak Terkejut

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:54 WIB

22 Tahun Berjuang, RUU Perlindungan PRT Akhirnya Disahkan Menjadi Undang-undang

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:49 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa yang Berimbas Upah Tukang (Pekerja Bangunan) Tidak Dibayar

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:04 WIB

CV-nya Dicatut, Melalui Penasehat Hukumnya Terdakwa Chairuddin Siregar Memohon Dibebaskan dari Segala Tuntutan Hukum

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:42 WIB

Siapa Penadah Dalam Kasus Perubahan Status Tanah Eks HGU PTPN II ? 

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:49 WIB

Sidang Topan Hampir Memasuki Babak Akhir, Saksi Kunci JPU KPK Tidak Hadir

Berita Terbaru