Diduga Korupsi Rp2,4 M, Shakira Zandi dan Ahmad Faisal Dituntut 1,5 tahun Penjara

Rabu, 31 Juli 2013

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDIDIKANANTIKORUPSI.ORG, MEDAN Eks Kepala Biro Binkemsos Shakira Zandi dan Bendahara Peneluaran Pembantunya Ahmad Faisal dituntut 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 50 juta, subsider 3 bulan kurungan, Rabu (31/7).

Dalam surat tuntutannya, JPU berpendapat bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, kedua terdakwa tidak menjalankan fungsi, tugas, dan kewenangannya berdasarkan peraturan-peraturan yang mengatur pelaksanaan kegiatan yang dimaksud sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp 2.431.000.000 (dua milyar empat ratus tiga puluh satu juta rupiah).

Hal ini menurut jaksa berdasarkan Laporan Hasil Audit BPKP Perwakilan Sumatera Utara No: R-6554/PW02/5/2012 tanggal 20 Nopember 2012, atas kasus Dugaan Penyimpangan Penyaluran dan Penerimaan Belanja Hibah dan Bansos kepada 22 penerima bantuan di Biro Bina Kemasyarakatan dan Sosial (Binkemsos) Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara T.A 2011.

Akibat perbuatan kedua terdakwa yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana mestinya mengakibatkan adanya pihak-pihak lain yang memperoleh untung.

Oleh karenanya, menurut jaksa Adlina, Mutiara, dan Polim, kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana bantuan hibah dan bantuan sosial (bansos) secara bersama-sama sebagaimana melangar Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana sebagaimana tersebut dalam surat dakwaan subsidair JPU.

Adapun hal-hal yang memberatkan kedua terdakwa menurut JPU, yaitu perbuatan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang sedang giat-giatnya memberantas korupsi. Sedangkan yang meringankan, yaitu keduanya tidak pernah dihukum, mempunyai tanggungan keluarga dan tidak ada menikmati hasil korupsi.

Sekedar mengingatkan, pada saat sidang dengan agenda mendengar keterangan saksi, Selasa 21 Mei 2013, Muhammad Yakub mengatakan pernah memberikan uang sebesar Rp 1,5 juta kepada Ahmad Faisal.

Saat itu ia menceritakan bahwa dirinya merupakan perantara Imom Saleh (pemilik 17 yayasan) untuk mencairkan dana bantuan. Jika cair Rp 50 juta, ia diberikan uang Rp 2,5 juta. Total dana yang ia terima dari Imom sebesar Rp 55 juta. Dari uang tersebut, Yakub mengatakan ada memberikan uang kepada Ahmad Faisal sebesar Rp 1,5 juta.

Kendati demikian, jaksa sama sekali tidak menghukum Ahmad Faisal untuk membayar uang pengganti, melainkan tetap menuntut hukuman yang sama bagi Ahmad Faisal dengan Shakira Zandi. (Day)

Yuk komen pakai Facebook mu yang keren

Berita Terkait

Para Terdakwa Kasus Korupsi IPAL di Padangsidimpuan di Tuntut Berbeda Oleh Jaksa Penuntut Umum
Tunda !!! Sidang Putusan Kasus Korupsi Eradikasi Lahan PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU)
Putusan Inkracht : Kasus Korupsi Komisioner Bawaslu Medan dan Rekan
Mantan Kepala MAN 3 Medan dan Rekanan Dituntut 5 Tahun Penjara
Sidang Pemeriksaan Saksi Petugas Kepala Gudang Penerimaan Barang Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19
Azlansyah Hasibuan (Komisioner Bawaslu) Bersama Rekannya Divonis 1,5 Tahun Penjara
Bupati Labuhanbatu Diduga Menerima Suap Rp4,9 Miliar
Terdakwa Menangis Membaca Pleidoi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:30 WIB

Para Terdakwa Kasus Korupsi IPAL di Padangsidimpuan di Tuntut Berbeda Oleh Jaksa Penuntut Umum

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:23 WIB

Tunda !!! Sidang Putusan Kasus Korupsi Eradikasi Lahan PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU)

Jumat, 7 Juni 2024 - 04:57 WIB

Putusan Inkracht : Kasus Korupsi Komisioner Bawaslu Medan dan Rekan

Selasa, 4 Juni 2024 - 04:57 WIB

Mantan Kepala MAN 3 Medan dan Rekanan Dituntut 5 Tahun Penjara

Selasa, 4 Juni 2024 - 04:47 WIB

Sidang Pemeriksaan Saksi Petugas Kepala Gudang Penerimaan Barang Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19

Jumat, 31 Mei 2024 - 04:09 WIB

Bupati Labuhanbatu Diduga Menerima Suap Rp4,9 Miliar

Selasa, 28 Mei 2024 - 03:18 WIB

Terdakwa Menangis Membaca Pleidoi

Selasa, 21 Mei 2024 - 05:36 WIB

Para Terdakwa Dituntut 18,6 Tahun Penjara Atas Dugaan Kasus Korupsi Eradikasi Lahan di PT PSU

Berita Terbaru