SIDANG LANJUTAN SUAP PENGURUSAN DAK LABURA, TERDAKWA H. BUYUNG DAN AGUSMAN SINAGA SALING BERIKAN KESAKSIAN

Rabu, 10 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[Pendidikanantikorupsi.org]Sidang dugaan suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) kembali digelar Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan dengan agenda pemeriksaan saksi dimana terdakwa Kharruddin Syah dan terdakwa Agusman Sinaga saling memberikan kesaksian, Senin (8/3/2021).

Kharruddin Syah mantan Bupati Labura yang akrab disapa H. Buyung menjelaskan bahwa pembangunan RSUD Aek Kanopan merupakan janji politiknya sebagai Petahana pada Pilkada 2016-2021 yang lalu.

Saksi mengaku juga sudah menjelaskan kepada para staffnya bahwa RSUD Aek Kanopan yang baru sudah dibangun menggunakan APBD Kabupaten Labura. Untuk melanjutkan pembangunan tersebut, dibutukuhkan Dana Alokasi Khusus dari Kementerian Keuangan agar pembangunan rumah sakit dapat dirampungkan, oleh karenanya ia mengutus Agusman Sinaga selaku Kepala Badan Perencanaan dan Pendapatan Derah dan Habibbudin Siregar selaku SetdaKab Labura ke Jakarta untuk menemu Yaya Purnomo terkait pengurusan Dana Alokasi Khusus tersebut.

Dalam pengurusan tersebut Yaya Purnomo meminta komitmen fee sebesar 7% dari Dana Alokasi Khusus yang diberikan. Adapun dana yang digunakan untuk menutupi komitmen  fee 7% itu para staff nya melakukan “jual-beli” proyek kepada rekanan. Namun Kharrudin Syah juga mengakui bahwa uang yang didapatkan dari para rekanan juga dipakai untuk membeli mobil Innova Venturrer untuk keperluan dirinya dan rombongan di Jakarta saat pengurusana Dana Alokasi Khusus tersebut.

Lebih lanjut, terdakwa Agusman Sinaga membantah beberapa keterangan yang disampaikan oleh Khharuddin Syah. Menurut Agusman, Bupati mengetahui siapa-siapa saja  nama yang dimintai uang nya untuk menutupi komitmen fee 7% yang dimnta Yaya Purnomo dalam pengurusan Dana Alokasi Khusus Kabupaten Labura.

Diketahui sebelumnya Khairuddin Syah bersama-sama dengan Agusman Sinaga didakwa memberi uang Rp 200 Juta kepada Irgan selaku DPR-RI periode 2014-2019 bersama-sama dengan Puji memberi uang sejumlah SGD 242.000 dan Rp 400 Juta kepada Yaya Purnomo yang bertentangan dengan kewajibannya selaku pegawai Negeri dan Penyelenggara negara. (SRY)

 

 

Yuk komen pakai Facebook mu yang keren

Berita Terkait

Sidang Dakwaan Dugaan Kasus Korupsi Pengadaan APD Covid-19 di Dinas Kesehatan Sumatera Utara
Azlansyah Mengaku di Perintah Zefrizal (Komisioner KPU Medan)
Terdakwa Eks Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai, Di Tuntun 4 Tahun Penjara
Keterbukaan Sidang Peradilan: Kunci Transparansi dan Keadilan
Terdakwa Azlansyah (Komisioner Bawaslu Medan), Mengaku Disuruh Meminta Uang Rp100 Juta Kepada Calon Legislatif
Mangindar Simbolon (Eks Bupati Samosir) Divonis 1 Tahun Penjara Atas Kasus Korupsi Hutan
Pengadilan Tinggi Perkuat Putusan Terdakwa Evy Novianti Siregar Atas Kasus Korupsi Ma’had UIN SU
Terdakwa Minta Hadirkan Edy Rahmayadi, Musa Rajekshah dan Inspektorat Sumut di Persidangan Dugaan Kasus Korupsi PT Perkebunan Sumatera Utara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 April 2024 - 03:56 WIB

Sidang Dakwaan Dugaan Kasus Korupsi Pengadaan APD Covid-19 di Dinas Kesehatan Sumatera Utara

Jumat, 5 April 2024 - 03:39 WIB

Azlansyah Mengaku di Perintah Zefrizal (Komisioner KPU Medan)

Senin, 25 Maret 2024 - 14:20 WIB

Terdakwa Eks Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai, Di Tuntun 4 Tahun Penjara

Senin, 25 Maret 2024 - 03:48 WIB

Keterbukaan Sidang Peradilan: Kunci Transparansi dan Keadilan

Rabu, 20 Maret 2024 - 04:22 WIB

Mangindar Simbolon (Eks Bupati Samosir) Divonis 1 Tahun Penjara Atas Kasus Korupsi Hutan

Senin, 18 Maret 2024 - 11:44 WIB

Pengadilan Tinggi Perkuat Putusan Terdakwa Evy Novianti Siregar Atas Kasus Korupsi Ma’had UIN SU

Minggu, 17 Maret 2024 - 06:36 WIB

Terdakwa Minta Hadirkan Edy Rahmayadi, Musa Rajekshah dan Inspektorat Sumut di Persidangan Dugaan Kasus Korupsi PT Perkebunan Sumatera Utara

Sabtu, 16 Maret 2024 - 04:08 WIB

Majelis Hakim Menolak Eksepsi Komisioner Bawaslu Medan

Berita Terbaru

Tulisan Terbit Di Surat Kabar Waspada Medan

Aktivitas

Advokasi Hukum Berbiaya Ringan, Mungkinkah?

Jumat, 22 Mar 2024 - 14:49 WIB