Pendidikanantikorupsi.org. Kamis, 28 Maret 2025. Ketua Majelis Hakim Sarma Siregar, membuka sidang dugaan Korupsi Pengaspalan Jalan Lingkar Tanjung Balai tahun 2018.
Sidang dengan agenda pembacaan surat tuntutan terhadap terdakwa Robby Mesra Nura oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sidang ini berlangsung di Ruang Cakra 8 Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Medan.
Untuk diketahui, bahwa terdakwa Robby Mesra Nura merupakan Terpidana dalam perkara korupsi Pengadaan APD Covid-19 di Dinas Kesehatan Sumatera Utara. Ia divonis pidana penjara selama 10 tahun, dihukum membayar denda sebesar Rp400 juta dan membayar uang pengganti sebesar Rp15,82 miliar.
Kini ia pun harus kembali menjalani sidang dugaan kasus korupsi pengaspalan jalan Lingkar Tanjung Balai tahun 2018, yang sudah memasuki babak penuntutan.
Dalam surat tuntutan, JPU meminta Majelis Hakim agar menghukum terdakwa yang telah terbukti dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 Undang-Undang No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Kemudian, JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 7 tahun , pidana denda Rp300 Juta subsidair 3 bulan pidana kurungan.
Usai mendengar pembacaan surat tuntutan dari JPU, Majelis Hakim menunda sidang hingga Selasa, 8 April 2025 dengan agenda pembacaan Pledoi dari terdakwa.